Thursday, September 19, 2013

Patapokopang-ing

Berawal dari kelinci tak berdosa yg memiliki kumis tipis dan bulu keriting, berpenampakan seperti domba dalam film shaun the sheep, namun sedikit berbeda karena mengenakan celana pink polkadot + pita bunga bunga di leher.. Mungkin sebelum reinkarnasi ada kesalahan dalam catatan si malaikat tanpa nama sehingga lahirlah sebuah game eksis dengan tokoh utamanya si kelinci tak berdosa ini, yg bersedia menjadi bahan percobaan untuk permainan yg entah maksud dan tujuannya apa dibuat, karena sejak kecil permainan seperti congklak dan petak umpet pun tidak mempunyai arti yg begitu mendalam. Mungkin game unyu ini sedikit berguna dalam mengisi kekosongan di saat dunia memberi pengharapan palsu terhadap gadis lugu seperti saya.. Sampai pada akhirnya planet pokopang menjadi tempat terfavorit si gadis lugu untuk menghabiskan waktu, hingga rasa cintanya terhadap planet ini melebihi kecintaan romeo dan juliet pada masanya.. Oh ya dan di planet pokopang juga hadir para monster yg masing masing mempunyai nama samaran seperti dodo kuru odie horat dan lain-lain.. Andai saja monster monster ini bisa membantu mengerjakan tugas kantor atau sekedar jadi temen ngeteh sambil ngipasin si gadis lugu biar bisa terbang, tapi sayangnya jobdesk si monster hanya untuk di pukulin sampai mati sambil di teriakin "hiyyaaaakkkk..." sama si kelinci berbulu domba dan teman teman nya yg mungkin sudah di upgrade. Entah gajinya berapa tapi sangat di sayangkan karena monster monster ini juga tidak bisa di ajak jalan-jalan ke mall untuk nonton film iron man misalnya, si manusia setrika. Atau buat tukang foto pas mau narsis biar bisa di upload ke path, sungguh sangat di sayangkan..

Bersambung..

No comments:

Post a Comment